Provinsi Bengkulu melalui PT Bank Pembangunan Daerah (Bank Bengkulu) secara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan program Undian Nasional Simpeda yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Penunjukan ini menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan Bengkulu di tingkat nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Iswahyudi, usai mengikuti rangkaian kegiatan pengundian Simpeda di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (17/4/2026).
Dalam keterangannya, Iswahyudi mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Bengkulu sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.
“Izinkan kami melaporkan kepada Pak Gubernur, wali kota, para bupati, serta seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu. Malam ini, Bank Bengkulu menerima amanah dari Kota Solo untuk melanjutkan penyelenggaraan Undian Nasional Simpeda pada Agustus 2026 di Bengkulu,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan eksposur Bengkulu di tingkat nasional, mengingat Undian Nasional Simpeda biasanya dihadiri oleh ratusan insan perbankan dari berbagai daerah di Indonesia.
“Insyaallah, kegiatan ini akan membawa nama Provinsi Bengkulu ke kancah nasional. Biasanya dihadiri sekitar 300 hingga 400 perwakilan perbankan, mulai dari direktur utama, jajaran direksi, hingga kepala divisi dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran ratusan peserta tersebut akan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di Bengkulu.
“Kegiatan ini tentu menjadi sarana untuk memperkenalkan daerah kita, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata,” tambahnya.
Iswahyudi juga mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama menyukseskan agenda nasional tersebut serta menjadi tuan rumah yang ramah bagi para tamu.
“Bismillahirrahmanirrahim, insyaallah kita akan menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh keluarga besar Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia. Kami menantikan kehadiran semua pihak di Provinsi Bengkulu, Bumi Merah Putih, pada Agustus 2026,” tutupnya.














